Mendulang Pahala Dibulan Istimewa

bulan-rajab

“Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Diantaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut, yaitu Dzulqa’idah, Dzulhijjah dan Muharram. (satu bulan lagi) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadil (akhir) dan Sya’ban.” (H.R Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679)

            Dalam hadits di atas, Rajab adalah salah satu bulan yang termasuk bulan haram. Menurut mayoritas ulama, disebut bulan haram karena dua hal; 1). Pada bulan itu diharamkan segala bentuk pembunuhan atau peperangan. Kemudian, 2). Pada bulan tersebut, larangan berbuat haram lebih ditekankan daripada bulan lainnya karena kemuliaan bulan-bulan tersebut.

Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat dibulan tersebut dosanya lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.” (Latho-if Al-Ma’arif, 207).

shalat

Selain itu, keistimewaan lain yang dimiliki Rajab ialah pada bulan inilah Allah meng-isra’ mi’rajkan Rasulullah. Artinya, perintah sholat lima waktu juga dimulai dari bulan Rajab.

Beberapa alasan di atas mestinya cukup untuk memotivasi kita untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas ibadah. Hitung-hitung untuk mempersiapkan diri kita menyambut bulan penuh berkah, Ramadhan.

Salah satu amalan yang bisa dimaksimalkan adalah puasa sunnah seperti puasa senin-kamis dan puasa daud. Selain menyehatkan, memperbanyak puasa dibulan rajab juga melatih mental dan tubuh untuk juga memanfaatkan bulan Sya’ban. Dimana, beberapa riwayat menyebutkan Rasulullah tidak melakukan puasa sunnah sebanyak di bulan Sya’ban.

Selain puasa, masih banyak amalan lain yang bisa dilakukan. Bersedekah, membantu orang lain, memperbanyak shalat tahajjud, shalat duha dan lain sebagainya. Semoga, kehadiran bulan Rajab mampu kita maksimalkan untuk mendulang pahala sebanyak-banyaknya, sehingga kita tidak termasuk orang yang merugi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s